jump to navigation

Review : Seminar Fire Up Your Colorful Inspiration – 23 Juli 2008 – Blitz megaplex, Grand Indonesia. July 25, 2008

Posted by orangutanz in Design / Desain, Seurieus....
Tags: , , , , , , , , , , , , ,
trackback

avatar kingkong

Hari Rabu tanggal 23 Juli Kemaren Orangutanz beruntung mendapatkan tiket Seminar Fire Up Your Colorful Inspiration dari kantor. Berikut adalah laporan Orangutanz dari seminar tersebut.

Pembicara : Andi S. Boediman (Creative Industry Evangelist), Chris Lie (World Class Comic Artist ), Anuchai Secharunputong (The Best Commercial Photographer), Steven Read (Former CG Supervisor Happy Feet, Brother’s Grimm & Sing To The Dawn).
Acara diawali oleh Andi S. Boediman dengan topik The Power of Color in Visual Design. Sejujurnya, ini topik paling membosankan. Untungnya di taroh paling depan, jadi gw belom sempet ketiduran. Serasa mundur beberapa tahun dan mengulang mata kuliah Teori Warna 1 untuk ketiga kalinya. huehehehe… Tapi boleh lah buat mengulang kembali mata kuliah dasar, krusial dan sering kelupaan ini.

Pembicara kedua, Chris Lie Komikus asal Indonesia yang karyanya mendunia dengan topik Revolutions in Comics. Agak melenceng dengan topik utama seminar yang harusnya berkutat dengan warna, Chris memilih untuk ngomongin Perkembangan komik dunia. Karena menurut dia urusan warna di komik sama aja dengan bidang lain. Langkah yang sangat tepat! Pengetahuan mengenai komik dan tentang industri komik dunia bertambah setelah ngikut topik ini. Dan langsung terbakar lagi semangat untuk nyoret2 lagi. huhuhu… Kalo pengen liat-liat karya anak bangsa yang membanggakan ini bisa buka www.chriscomic.com.

Pembicara ketiga, Anuchai Secharunputong (selanjutnya dibilang anuchai aja yah. namanya ribet). Ini fotografer ngetop kelas dunia dari Thailand. Topiknya The True Color of Creativity suppose to be menarik, sayangnya kendala bahasa dan translator yang ga kalah kacau dengan logat thailand super kental bikin berantakan. Diawal cerita gw harus nahan ketawa sampe nangis2 gara-gara masalah dialek ini. Ga sopan sih… but i cant help it huehehe… Diawali, lagi-lagi dengan pelajaran teori warna dasar, lalu dimulai lah perjalanan memasuki dunia Om Anuchai yang ajaib dan indah. Sayangnya kendala bahasa membuat topik ini jadi agak melempem. Gw sempet tertidur, mengorok, begitu juga sebelah gw dan dia lebih juara ngoroknya sampe ditegor ornag di depannya saking kencengnya. Untung gw duduk di bagian belakang. silahkan melihat2 karya The Magnificent Anuchai Secharunputong di www.anuchai.com.

Pembicara keempat, Steven Read. dengan topik “The Making of Sing to the Dawn”. Sing Of The Dawn adalah project terbaru CG Supervisor film-film kualitas Hollywood ini, yang 90% dikerjakan oleh orang Indonesia! Membanggakan ya…! Steven Read menjadikan project ini sebagai study case tentang warna dalam project animasi. Mungkin karena animasi 3D memang ga terlalu jadi interest gw, maka gw ga bisa memberikan respon yang terlalu gimana. Thanks God ga dikasi pelajaran Teori Warna jilid 3. Tapi 3/4 topik ini gw habiskan dengan ketiduran lagi. Maaf ya om Steven. Biarpun kursi Blitz sama sekali tidak nyaman saya tak kuasa menahan kantuk di tempat yang begitu dingin dan sepi. huehehehe…

Overall event, Pembicara-pembicaranya dahsyat. Namun sayang kurang tergarap dengan mulus. Seringkali terjadi kendala teknis pada saat pergantian pembicara maupun pada saat pembicara sedang presentasi. Seharusnya panitia sigap dalam urusan translator, karena jujur, sayang banget pembicara sekualitas Anuchai jadi melempem karena faktor ini.

Ada hal yang mengganggu ketika Q&A, crew bergerak sangat lamban dalam merespon peserta yang ingin bertanya dan tidak mempersiapkan microphone lebih dahulu. Padahal moderator berulang kali mengingatkan peserta bahwa waktu yang yang ada sangat singkat jadi ga bisa banyak2 pertanyaan ditampung. And it’s killing me, ngeliatin crew bawa-bawa mic dengan gerak slow mo, pas penanya buka mulut, micnya mati, dan dengan gerak slow mo lagi mengambil kembali mic, ke depan untuk menukar mic lain dan baru nyamperin peserta lagi untuk menyerahkan mic baru. Kesian banget Steven sampa ga dapet waktu buat Q&A karena waktu udah abis. Ini salahnya om Anuchai juga sih yg terlalu bersemangat sampe dragging hueheheehe…

Tak ada gading yang tak retak, buat panitia jangan kapok ngadain acara kayak ginih. Thanks buat Concept Media & Digital Studio selaku penyelenggara acara ini. Dan buat saya pribadi, laen kali coba inget2 dulu lokasi acara. Jangan langsung nyemplak motor, berangkat. Sejak kapan Blitz Megaplex ada di EX… Tolol… huahahaha… Rugi 1.000 perak….

Comments»

1. gntong - July 25, 2008

wakakak, nyasar nih critanya… Eh, katanya banyak tim kreatif di Hollywood yang orang Indonesia… Sayang ya, mereka gak balik ke Indonesia.hehehe

2. orangutanz - July 25, 2008

Iyah nih… hampir tiap kali pegi ke tempat yang ngga terllau sering dikunjungi atau buru2 pasti nyasar. huahahhaa…

Cukup banyak tuh orang kreatif kita yang diekspor ke Amrik. Itu yang bikin openingnya (gw ga tau sebutan kerennya)Desperate Housewife orang Indonesia tuh. Dapet banyak penghargaan disana. Kalo layar lebarnya film 300 yang fenomenal juga melibatkan dia. Namanya….. Yg keinget cuma sebutannya “YO”.

3. Rafki RS - July 25, 2008

Wah mantap laporannya. Lebih mantap lagi kalau dikasih materi seminarnya untuk di download. Ha…ha…ha

4. andisboediman - July 27, 2008

Thanks inputnya ya. Buat improvement kita. Kendala bahasa sempat jadi pemikiran kita tapi emang nyari translator Thai ke Inggris cuma bisa dapet 1 di seantero negeri🙂 Boro2 nyari yg ke Indo.

Emang gak gampang ya kalo mau belajar dari negeri orang. Bahasa selalu jadi kendala.

Yang pasti, hal2 teknis akan saya kasi input buat tim biar lebih baik lagi.

Untuk makalah, nanti yang punya saya akan upload ke slideshare. Tunggu ya. Sementara bisa lihat di http://www.slideshare.net/andisboediman untuk makalah saya pada presentasi lain.

Andi

5. orangutanz - July 28, 2008

Wah ga sangka akan direspon sama Pak Andi langsung. Makasih banyak buat materi seminarnya dan effortnya untuk ngumpulin mahluk2 kreatif dari berbagai domisili. Semoga kedepannya event / seminar serupa akan “(bagian ini bole di skip) seperti pak kusir yang mengendali kuda” supaya baik jalannya. hey! tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuuuk… Demi makin majunya insan kreatif di tanah air.

Khap Boon Khap…
“Serasa ngerti bahasa thai. Kalo ga salah sih terima kasih”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: